Monday, April 13, 2026
HomeKabar MUIMUI Surabaya Hadiri Rakor Pemkot Bahas Perayaan Nyepi dan Malam Takbiran

MUI Surabaya Hadiri Rakor Pemkot Bahas Perayaan Nyepi dan Malam Takbiran

SURABAYA — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Surabaya menghadiri rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Surabaya pada Selasa, 10 Maret 2026. Rapat tersebut membahas persiapan pelaksanaan perayaan Hari Raya Nyepi yang berdekatan dengan malam takbiran Idulfitri, guna menjaga kerukunan serta meminimalisir potensi gesekan antarumat beragama di Kota Surabaya.

Kegiatan ini berlangsung di Gedung Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Surabaya dan dihadiri oleh berbagai unsur lintas lembaga serta instansi pemerintah. MUI Kota Surabaya diwakili oleh Ust. Muh. Abdul Hasan Almarwaz, S.Sos.I., M.M., anggota Komisi Kerukunan Antar Umat Beragama MUI Kota Surabaya yang juga menjabat sebagai Kepala KUA Kecamatan Lakarsantri.

Selain MUI, rapat koordinasi tersebut juga dihadiri oleh sejumlah lembaga dan instansi terkait, di antaranya PCNU Kota Surabaya, PD Muhammadiyah Kota Surabaya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), FKUB Kota Surabaya, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya.

Rapat ini menghasilkan beberapa poin kesepakatan penting. Pertama, FKUB Kota Surabaya bersama PD Muhammadiyah Kota Surabaya dan PCNU Kota Surabaya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan takbiran yang bertepatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi, khususnya di wilayah yang berdekatan dengan pura pada 19 Maret 2026.

Kedua, Satpol PP Kota Surabaya akan melakukan patroli ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum) serta berkoordinasi dengan pihak kecamatan terkait lokasi pura yang melaksanakan perayaan Nyepi.

Ketiga, Bakesbangpol Kota Surabaya akan melakukan deteksi dini terhadap potensi konflik yang mungkin muncul di tengah masyarakat terkait momentum dua perayaan tersebut.

Keempat, MUI Kota Surabaya bersama FKUB, PCNU, PD Muhammadiyah, serta pengurus pura akan turut berperan aktif dalam menjaga suasana kondusif agar perayaan kedua hari besar keagamaan tersebut dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh toleransi.

Melalui koordinasi lintas lembaga ini, Pemerintah Kota Surabaya berharap masyarakat dapat terus menjaga semangat kebersamaan dan saling menghormati antar umat beragama, sehingga kehidupan sosial yang harmonis tetap terjaga di Kota Surabaya.

مقالات ذات صلة

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru