Monday, April 13, 2026
HomeKabar MUIKunjungan Kolaboratif BNN Surabaya ke MUI: Sinergi Cegah Narkoba Melalui Dakwah Para...

Kunjungan Kolaboratif BNN Surabaya ke MUI: Sinergi Cegah Narkoba Melalui Dakwah Para Muballigh

Surabaya — Upaya pencegahan dan penanggulangan narkoba di Kota Surabaya terus diperkuat melalui sinergi lintas lembaga. Hal ini tampak dalam kunjungan kolaboratif Badan Narkotika Nasional Kota Surabaya ke Majelis Ulama Indonesia Kota Surabaya yang berlangsung pada Jumat pukul 13.30 WIB, bertempat di Kantor MUI Surabaya usai pelaksanaan shalat Jumat.

Acara yang dipimpin oleh KH. Syafiuddin Rosyid ini diawali dengan pembukaan, lalu sambutan dari perwakilan BNN Surabaya, Choiruddin, S.E., selaku Penyuluh Narkoba. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa BNN tidak mungkin bekerja sendiri dalam menghadapi persoalan narkoba yang kian kompleks.

“BNN Surabaya tidak mungkin melakukan upaya pencegahan ini sendirian. Karena itu, kami memohon kepada MUI agar turut mendorong para muballigh untuk menyampaikan pesan-pesan pencegahan narkoba melalui ceramah-ceramah mereka di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum MUI Surabaya, Drs. Kh. Muhaimin Ali, dalam sambutannya menegaskan bahwa MUI merupakan mitra strategis pemerintah dalam membina dan melayani umat.

“MUI adalah mitra pemerintah. Dalam berbagai aspek kepemerintahan, kami siap bermitra, termasuk dengan BNN Surabaya, untuk mendorong para muballigh agar aktif menyuarakan pencegahan narkoba di Kota Surabaya,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar pertemuan ini tidak berhenti pada silaturahmi semata, melainkan dapat ditindaklanjuti dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait program-program BNN yang dapat dikolaborasikan bersama MUI.

Dalam sesi dialog, Ibu Rahmatika dari BNN juga memaparkan bahwa berdasarkan data dari Polrestabes Surabaya, tercatat sebanyak 1.237 tersangka kasus narkoba telah ditangkap. Sementara itu, Provinsi Jawa Timur menempati posisi kedua tertinggi dalam angka penyalahgunaan narkoba secara nasional. Fakta ini menunjukkan bahwa peredaran dan penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama.

Pertemuan yang berlangsung hangat dan konstruktif ini diakhiri dengan sesi dialog interaktif, yang menegaskan komitmen kedua belah pihak untuk memperkuat kolaborasi dakwah dan edukasi sebagai benteng moral dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di Surabaya.

Sinergi antara BNN dan MUI diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat, bahwa perang melawan narkoba bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama demi menyelamatkan generasi bangsa.

مقالات ذات صلة

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru